Tampilkan postingan dengan label Family. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Family. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 18 Januari 2014

Happy B'Day Peri Kecilku....

Alhamdulillah, tgl 15 kemarin umur Alfi genap 1 tahun. Tak terasa.... Alfi yang dulu kecil mungil sekarang sudah besar dan makin pintar. Tak ada perayaan ulang tahun buat Alfi. Kata mbah Uti, nanti kalau umur Alfi 12 selapan (12x35hari) baru di ulang tahuni. Dibikinin tumpeng lauk bothok urap, sama iwel-iwel (makanan dari ketan di kasih gula). Maklum, kami orang kampung jadi masih ikut kebiasaan orang tua jaman dulu.

Tapi saya dan suami tak ingin melewatkan moment ini begitu saja. Kami mengajak Alfi ke wahana bermain di daerah kami, membeli baju, membeli kue buat Alfi dan mengajak ke rumah Pak puh (kakak pertama suami) di Magetan.

Kebetulan tgl 14 hari libur jadi kami mengajak Alfi main kesana sekalian merayakan ultah Alfi kecil-kecilan di kedai es krim dekat rumah pak puh. Pak puh punya 3 anak, yang 2 masih kecil jadi lumayan ramai dan tambah heboh dengan teriakan-teriakan Alfi. 

Awalnya Alfi nampak manis dengan celotehannya, tapi begitu kue di buka dan lilin di nyalakan Alfi jadi uring-uringan karena pingin pegang kue nya. Akibatnya acara foto-foto tidak berjalan lancar. Ya sudah.... meskipun ndak bisa foto bersama yang penting ada fotonya. :).

 Alfi sedikit galau gara-gara di pegangi bapak sama ibuk. :)

Potong kuenya malah sama pak puh. Alfi memang dekat dengan pakpuh, karena sering diajak naik motor atau naik mobil sama pak puh. 

 Kuenya mau di hancurkan sama Alfi. 

Selamat ulang tahun peri kecilku..... Semoga panjang umur, sehat selalu, tambah pinter, tambah cerdas, cepet jalan, jadi anak yang berbakti, anak sholehah, berguna untuk keluarga, agama dan negara. Amin....

Dan terimakasih buat Uncle Lozz yang sudah meluangkan waktunya untuk mengumpulkan foto-foto Alfi menjadi sebuah video. Video ini benar-benar jadi kado istimewa buat Alfi. Terimakasih uncle.....

Selasa, 10 Desember 2013

Berkat Sepanjang Cuti


Desember telah tiba :)  Praise the Lord sebelas bulan telah berlalu ditahun 2013 ini. Dan tiba saatnya Merry Christmast :) hohohoho. Beberapa hari yang lalu aku cuti sekitar satu minggu lebih ya tepatnya untuk istirahat sejenak dari rutinitas kantor. Tepatnya dari tanggal 25 November sampai 04 Desember. Wah pokoknya masa-masa cuti adalah hal yang menyenangkan. Rencana sebenarnya cuti pengen

Selasa, 22 Oktober 2013

Bapakku [Tidak] Galak

"Bunuh saja emakmu ini, ayo bunuh saja", teriak emak sambil memegang pisau besar dan merebahkan tubuhnya di depanku. "Ojo mak, emoh mak", tangiskupun semakin histeris melihat pisau yang menghunus di dekat leher emak. Bapak yang sudah di kuasai emosi, tiba-tiba merebut pisau itu dan secepat kilat menyabetkan ujung gagang pancing ke kakiku. Aku menjerit-jerit merasakan sakit, tapi bapak tetap mengayunkan gagang pancing itu tanpa memperdulikan jeritanku.

Kejadian itu terjadi puluhan tahun lalu saat saya masih kanak-kanak. Saya tidak bisa mengingat kenapa bapak sampai tega memukul saya dengan ujung gagang pancing dari bambu. Yang saya ingat, waktu itu saya terbangun lewat tengah malam dan nangis histeris tanpa sebab. Mungkin bapak geregetan sehingga tega memukul saya.

Saya sempat merebut gagang pancingnya dan menekuk-nekuk sampai putus beberapa potong. Berharap bapak tidak menggunakannya lagi untuk memukul saya. Tapi.... pukulan itu tidak membuat saya kapok. Besoknya, saya nangis lagi dan bapak memukul saya pakai sisa gagang pancing. Kali ini lebih terasa sakitnya karena gagangnya lebih besar dari kemarin. Setelah kejadian itu, bapak tidak pernah menggunakan pancing lagi untuk memukul saya.

Tapi bapak tak segan-segan membentak saya ketika saya melakukan kesalahan. Sandalpun kadang-kadang melayang ke pant*t, ketika saya ngotot untuk dibelikan sesuatu sedangkan bapak tidak punya uang. Pernah juga saya di lempar sepeda roda 3 gara-gara saya disuruh mandi tapi malah lari."Bapak jahat, bapak galak", begitu saya menuduh bapak, padahal saya yang nakalnya over dosis.

Tapi segalak apapun bapak, beliau tetaplah seorang bapak yang penuh kasih sayang dan perhatian kepada anaknya. Apalagi ketika emak kerja ke Arab, bapaklah yang menggantikan tugas-tugas emak di rumah. Sehingga bapak punya tugas ganda, menjadi bapak dan juga emak untuk saya dan adik. Tugas berat, namun bapak mampu melakukannya. 
 Bapak dan emak (foto diambil juli 2008)

Terima kasih bapak.... karena kerasnya engkau mendidik aku telah menjadikan aku wanita tangguh yang tak pernah menyerah menghadapi kerasnya kehidupan. Maafkan anakmu yang belum bisa membahagiakanmu dan juga emak. Semoga Allah memberimu kesehatan dan juga umur panjang agar aku bisa lebih lama mendampingimu menghabiskan sisa umurmu. Amin.



Kamis, 26 September 2013

Menikmati Senja di Pematang Sawah

Beberapa waktu lalu, saya dan suami menengok sawah kami yang padinya mulai hijau royo-royo meskipun sedang musim kemarau. Bapak mertua memang mengairi sawah setiap hari, karena punya diesel sendiri. Kalau ndiselnya setiap hari katanya malah menghemat waktu dan biaya. Alhamdulillah kami punya disel jadi tidak perlu beli air ataupun rebutan air dari irigasi seperti beberapa petani lain. :).

Memandang hamparan padi yang bagaikan permadani dan menikmati senja di pematang sawah bikin hati damai. Sampai-sampai kami lupa kalau Alfi ditinggal di rumah embahnya. :). Setelah keliling sebentar, kamipun segera pulang.


Menikmati senja di pematang sawah.

 Narsis di pematang sawah :)
 Kalau yang ini menikmati senja dari rumah mertua yang mepet sawah. 

Hampir setiap sabtu sore kami bisa menikmati senja dari teras rumah. Pemandangan indah yang bisa kami nikmati dengan gratis sekaligus bisa menikmati kebersamaan bersama keluarga besar suami. :)

Rabu, 04 September 2013

Bidadari Turun Ke Sungai

Lebaran kemarin, adik dan istrinya yang asli orang Tangerang pulang kampung. Melihat air sungai yang jernih, istrinya ngajakin mencuci baju di sungai. "Hah nyuci di kali?", kata saya. "Iya, disana nyucinya juga di kali. Kalau nyuci di rumah baju putih warnanya kekuningan", jawabnya. Tapi nyucinya dititipin ke tukang cuci, jadi ndak perlu turun ke sungai sendiri.


Melihat adik dan istrinya nyuci di sungai, jadi ingat masa kecil saya. Dulu waktu sumur kami masih pakai timba, saya dan adik suka nyuci di sungai. Waktu itu sungainya bersih dan airnya jernih. Pegawai pengairannya rajin membersihkan rumput-rumput yang tumbuh di sekitar sungai.

Tapi sekarang sungainya kotor sekali, dasar sungainya penuh lumpur dan sekelilingnya penuh rumput liar. Entah ngapain aja tuch pegawai pengairan jaman sekarang kok sungainya tak terawat. Bahkan rumah-rumah pengairan (Loji) yang kata orang peninggalan jaman Belanda itu banyak yang roboh karena tidak dihuni pegawai pengairan. 

Semoga untuk ke depannya ada perhatian khusus dari pihak pengairan. Karena di daerah kami, sungai punya peran penting bagi para petani untuk irigasi sawah. Kalau irigasi lancar, petani pun akan tersenyum lebar karena bisa ngirit solar. :)

 Bidadari turun ke sungai. :)

 DAM untuk pengaturan irigasi.
  
DAM yang ini dekat rumah, DAM yang besar letaknya agak jauh dari rumah. Tapi beberapa waktu lalu, putaran pengatur yang terbuat dari besi dicuri maling. Jadi sekarang sudah tidak bisa diatur lagi.

Yang ini depan rumah, airnya masih jernih tapi kanan kirinya penuh rumput. Dulu banyak yang mandi disini dan sering dimarahi, tapi sekarang sudah tidak ada lagi. :)

Minggu, 18 Agustus 2013

Alfi 7 Bulan & Cerita Lebaran

 Lebaran tahun ini, adalah lebaran kedua setelah saya pensiun jadi TKW Hong Kong. Dan terasa lebih istimewa karena anggota keluarga kami bertambah 2, Alfi dan Anteh Lia (istrinya adek). Wajah emak dan bapak nampak begitu gembira setelah adek pulang bersama istrinya tanggal 6 Agustus kemarin.

Alfi yang belum pernah bertemu oom dan antehnya pun ikutan gembira dan sempat ndak mau tidur siang seolah ingin menyambut mereka datang. Sebelum masuk pesawat si oom memang telpon kalau mereka sampai rumah sekitar jam 1 siang. Tapi karena mereka naik travel dan harus mampir-mampir mengantar penumpang lain, akhirnya jam 4 sore mereka baru sampai rumah. Dan setelah mereka datang, si Alfi malah ngantuk dan tertidur. :)




2 anggota keluarga baru kami. Alfi ngantuk :)

Kalau sudah ngantuk bawaannya rewel mulu. :)

Selain bertambahnya anggota keluarga kami, 2 kakak keponakan yang kerja di Arab dan Hong Kong juga sedang cuti pulang. Kami yang sudah bertahun-tahun tidak bisa menikmati lebaran bersama, akhirnya bisa bertemu juga. Tapi sayang, kakak keponakan yang di Jambi malah tidak bisa pulang karena kerjaannya tidak bisa ditinggalkan dan adik keponakan yang di Malaysia baru saja cuti bulan Januari lalu. Ga bisa komplit dech.....

 Ga komplit tapi tetap ramai. :).

Kebetulan pas keluarga ngumpul pas Alfi umurnya genap 7 bulan dan saatnya mengadakan acara piton-piton untuk menandai umur Alfi yang 6 selapan (6x35 hari). Meskipun Alfi sudah di aqiqah waktu umurnya seminggu, tapi acara piton-piton tetap diadakan karena ngikut kebiasaan yang turun temurun dari nenek moyang. Tapi yang terpenting niat kami bukan untuk mengikuti adat nenek moyang melainkan untuk mengajari Alfi berbagi. 

 Alfi pas acara piton-piton.

NB: Sekarang Alfi sudah mulai bisa mengangkat pantatnya dan bergerak maju seperti mau merangkak. Kalau gerakan mundur dan berputarnya makin cepat. Sudah minum full ASI dan tidak perlu pakai diapers karena pipisnya sudah berkurang. Waktu tidurnya juga sudah berkurang dan makin susah untuk meninggalkannya. Dan masih banyak lagi perkembangannya. :)

Minggu, 14 Juli 2013

28 Tahun Lalu, Aku Membencimu

28 tahun lalu, aku tak menginginkan kehadiranmu di dunia ini. Karena aku belum puas menikmati kasih sayang dan juga ASI dari emak. Kamu tumbuh di rahim emak ketika usiaku belum genap 1,5 tahun. Masih terlalu kecil untuk mempunyai adik bukan? 


Tapi apalah daya.... meskipun emak sudah ikut program KB, tapi ALLAH berkehendak lain. Kamu tetap saja tumbuh di rahim emak. Karena emak masih memakai alat kontrasepsi, emakpun tak menyadari kehadiranmu sampai hampir 4 bulan. Tapi alhamdulillah setelah alat kontrasepsi dilepas, kamu tumbuh dan lahir dengan selamat 

Ketika kamu lahir, aku selalu nangis kalau melihat emak menggendong atau memberimu ASI. Aku melarang emak menyentuhmu, kadang aku juga minta gendong ketika emak menggendongmu. Sehingga emak menitipkan aku di rumah embah (dari bapak). Pagi-pagi aku diantar ke rumah embah dan pulangnya sore setelah mandi. Jadi emak bisa bebas mengurus kamu tanpa ada gangguan dari aku.

Setelah kehadiranmu, emak harus membagi kasih sayang untuk aku dan kamu. Apalagi kamu sering sakit-sakitan, membuat emak lebih memperhatikan kamu daripada aku. Aku masih ingat ketika kamu mimisan tak henti-henti. Emak panik dan langsung membawamu ke puskesmas tanpa memperdulikan aku yang merengek ingin ikut. Aku berlari mengejar motor yang membawamu, tapi kaki kecilku tak mampu mengejarmu. Aku pun hanya berdiri menatapmu yang semakin jauh dari pandanganku.

Ach....kalau ku tulis semua kisah masa kecil kita tak akan pernah habis ceritanya. 28 tahun telah berlalu, aku tak lagi membencimu tapi aku selalu rindu akan kehadiranmu. Jarak dan waktu yang memisahkan kita, membuat aku rindu masa-masa kecil kita yang selalu bersama. 

Tapi masa-masa itu sudah tak mungkin terulang kembali. Sekarang kita sudah sama-sama dewasa, memiliki keluarga dan menikmati hidup yang jauh lebih baik dari masa kecil kita. Semua itu berkat emak sama bapak yang kerja keras dan teak pernah lelah mendo'akan kita. Semoga kita semua diberi umur panjang agar bisa menikmati lebaran tahun ini bersama-sama.  Amin.

Lebaran 2012
Selamat Ulang Tahun Adikku sayang.....Semoga panjang umur, lancar rejeki, cepet dapat momongan, lancar segala urusan dan semoga sisa umurnya semakin berkah. Amin.

Jumat, 28 Juni 2013

Padang Gurun di Bulan Juni


Hai :) udah lama sepertinya aku gak nulis lagi. Berbagi cerita di blog ini :(  kesibukan dan rasa capek serta banyak pikiran membuatku malas mau berkotak katik di keyboard komputerku. Hanya otak dan pikiranku saja yang terus ber tak tik tak tik tuk terus didalamnya memikirkan masalah yang rasanya mau ditendang jauh-jauh hahaha



Siapa yang tau bulan Juni ini masa-masa yang sangat sulit aku

Senin, 20 Mei 2013

Ucapannya Menjadi Nyata

25 tahun lalu....
Bapak mau mengangkut batu bata ke belakang rumah pakai kluthuk (gerobak dari kayu). Agar selokannya tidak rusak dan mempermudah jalannya kluthuk, bapak menaruh debog (batang pohon pisang) di lubang selokannya. Waktu itu, adek yang masih berumur 3 tahunan ikutan main-main di sekitar bapak bekerja.

Kebetulan ada tetangga sebelah rumah yang lihat dan bertanya: 
Tetangga : "Din, selokanmu kok dikasih debog emange buat jalan apa?"
Adek : "Buat jalan mobil mbah"
Tetangga : "Mobilnya siapa?"
Adek : "Mobilku sini, mobilnya mbak Tari situ", dengan logat cedalnya adek menjawab sambil menunjuk tempatnya. 

Emak tidak menyangka si adek bisa bilang begitu. Padahal waktu itu tetangga kami belum ada yang punya mobil dan mobil masih jadi barang langka di kampung kami. Mungkin tetangga kami menganggap itu hanya celoteh anak kecil yang tidak mungkin terjadi. Apalagi keadaan ekonomi keluarga kami bisa dibilang menengah ke bawah. Tapi emak mengamini ucapan adek, menanggapinya dengan antusias dan meyakinkan adek kalau ucapannya itu akan menjadi kenyataan asalkan adek rajin belajar dan menjadi anak pintar.

Dan ternyata.... ucapan si adek itu memang bisa menjadi kenyataan. Sekarang tempat yang ditunjuk adek dulu memang menjadi tempat mobil gerobak milik suami dan waktu adek pulang kampung desember lalu, mobilnya diparkir tepat di tempat yang ditunjuknya dulu. 

Yach... meskipun mobilnya adek bukan milik sendiri melainkan mobil hibah dari si bossnya yang sudah ganti mobil lebih bagus, tapi yang penting bisa naik mobil. Eh tapi ada ga enaknya juga sich punya mobil hidup di Tangerang, karena harus sering bermacet-macet ria dan menyediakan uang extra untuk bensin, tol, servis, dll. :).
Adek pas mau akad nikah 10-11-12
Anak-anak memang berhak punya banyak cita-cita dan kita harus menghargainya. Jangan menyepelekan, karena bisa jadi salah satu dari sederetan cita-cita mereka akan menjadi kenyataan.  

Selamat Ulang Tahun yang ke 5 ya Vania.... Semoga panjang umur.... tambah pinter....tambah cantik.... tambah apa aja dech.... pokoknya yang baik-baik aja biar Vania jadi anak yang menjadi kebanggaan bunda dan keluarga.  Amiin. 

Cerita ini ditulis untuk acara Vania's May Day

Minggu, 12 Mei 2013

Menikmati Hari Bersama Alfi

Sudah sebulan lebih saya melalui hari-hari hanya bersama Alfi di rumah. Setelah kesehatan saya mulai pulih, emak mulai tega meninggalkan saya bersama Alfi. Ya... sekarang gantian emak yang jualan es jus di toko. Tapi sebelum berangkat, emak sudah memasak dan menyelesaikan pekerjaan lainnya. Jadi saya tidak perlu mengerjakannya dan tugas saya hanya mengurus Alfi. :).


Untuk menghilangkan rasa jenuh, biasanya saya ajak Alfi jalan-jalan ke rumah tetangga yang jaraknya sekitar 50 m. Karena disana banyak orang lewat, kalau hari libur banyak anak-anak yang bermain di halaman. Dan itu membuat Alfi lebih ceria, tidak rewel dan akhirnya tidur dengan sendirinya. Kalau sudah tidur, baru di ajak pulang. :)

Alfi bisa tertawa dan senyum-senyum karena banyak temannya.

 Anak-anak ada yang main lompat tali, naik sepeda, kejar-kejaran, dll.

 Melihat mereka main, jadi teringat masa kecil saya. Tapi sekarang banyak yang melupakan mainan ini. Mereka lebih suka melototin Tivi, main Play Station atau main komputer.

Emak sama anak pipinya saingan tembemnya. Hikz.

Alhamdulillah.... meskipun hari-hari hanya bersama Alfi, tapi hati saya bahagia sekali. Makanya badan saya juga makin melar. Tapi ndak apa-apa.... yang penting kebutuhan ASI buat Alfi terpenuhi. Soal diet nanti saja dipikirin lagi. Semoga saja melarnya ndak kebablasan. Hikz.

Kamis, 18 April 2013

Keke Nai... Ke Telaga Sarangan Yuk!!!

Keke Nai udah pernah ke Telaga Sarangan yang berada di kabupaten Magetan Jawa Timur apa belum ya? Kalau belum pernah .... yuk tante ajak jalan-jalan ke Telaga Sarangan. Kebetulan akhir tahun 2012 kemarin Tante jalan-jalan kesana sama adik dan adik ipar yang dari Tangerang. Tapi karena tante lagi hamil 8 bulan jadi tidak banyak yang bisa tante lakukan. 

Telaga Sarangan itu sebuah danau yang dikelilingi hutan pinus lebat yang letaknya di kaki Gunung Lawu. Kalau kita pergi kesana, sepanjang perjalanan mata kita akan dimanjakan dengan pemandangan indah berupa luasnya area persawahan yang hijau royo-royo. Kebanyakan tanaman sayuran seperti kubis, wortel, ubi-ubian dll. Aroma khas pegunungan juga bisa kita rasakan disana, bebas polusi dan korupsi pastinya. Sangat cocok untuk berlibur bersama keluarga dan melupakan sejenak hiruk pikuk kota.

Tarif masuk ke Telaga Sarangan juga sangat terjangkau, waktu itu kita cuma bayar 50.000 untuk 6 orang dewasa, 1 anak dan parkir mobil. Tapi kalau kita tidak menginap, mobilnya dilarang masuk ke Area Telaga. Dan jarak area parkir menuju ke area Telaga lumayan jauh.

Kalau mau menginap, ada banyak Villa yang dilengkapi air panas, jadi tidak usah takut kedinginan kalau mandi. Ada bumi perkemahannya juga, kalau kita pingin tidur di alam bebas.

Beberapa km dari telaga, ada air terjun yang ketinggiannya sekitar 50 m. Namanya Air terjun Tirtosari. Kita bisa jalan kaki untuk pergi kesana. Hitung-hitung hyking sambil menikmati pemandangan alam yang sangat indah. Menurut mitos, mandi di air terjun Tirtosari bisa membuat kita awet muda lho. Tapi kalau Keke Nai masih kecil mandi disana nanti jadi awet kecil apa ga ya?? Hihi.

Foto di air terjunnya jadul, diambil tahun 2002, waktu tante masih muda  :)

 Kita juga bisa keliling Telaga dengan naik perahu boat. Harga sewanya 40.000 sekali putaran dan bisa untuk 4 orang atau lebih kalau orangnya kurus-kurus. Kalau takut naik perahu boat, kita bisa keliling dengan jalan kaki sambil menikmati pemandangan alam. Kalau takut capek, bisa naik kuda dengan tarif Rp 40 ribu/kuda bisa untuk berdua, Keke sama Nai.

Makanan yang khas di Telaga Sarangan adalah sate kelinci, ada juga sate ayam, bakso, dan wedang ronde yang bisa mengusir hawa dingin. Makanan ini bisa dengan mudah kita dapatkan di sepanjang area telaga.

Kalau sudah puas main dan makan, kita bisa shopping oleh-oleh khas Telaga Sarangan. Ada sayur-sayuran yang masih segar, kerajinan tangan, pakaian, jajanan dan lain-lain dengan harga murah kalau kita pandai menawarnya. Kalau ga bisa nawar, harganya bisa lebih mahal lho.

O iya kalau Keke Nai mau ke Telaga Sarangan, jangan lupa bawa jaket ya.... Karena hawanya sangat dingin, apalagi kalau malam. :)

 Tuch khan.... perut tante besar, jadi ga bebas jalan-jalan karena kecapekan. Tapi waktu ke sana tahun 2002, tante sudah puas jalan-jalannya. :)



Jumat, 05 April 2013

Me and Little Brother

Saya, Adik, istrinya, suami saya.

Foto ini diambil pada tanggal 10-11-2012 di kec. Kosambi, Tangerang saat pernikahan adik semata wayang saya. Saat itu saya lagi hamil 7 bulan, sehingga saya tidak begitu Pede foto bersama. Tapi demi adik tercinta yang paling ganteng sekeluarga, sayapun mau bernarsis ria dengan perut buncit. Karena hari itu adalah hari istimewa yang tidak akan terulang kembali.

Dan saya hanya punya 3 foto bersama diatas pelaminan (yang 2 sudah diposting disini ). Selebihnya hanya foto-foto saat penyambutan mempelai pria dan akad nikah, karena saya dekat adik jadi dikit-dikit kena jepret :).

CAPek-Ma Berbagi 2013
 Postingan ini diikutsertakan dalam CAPek-Ma Berbagi  dengan Tema  "Me And Family"

Kamis, 30 Agustus 2012

KEPONAKAN BARU


Praise the Lord. 10 Agustus 2012 lahir keponakan baru aku yang ke tujuh dari semua keponakanku yang jumlahnya sekarang sudah tujuh orang. Pagi sekitar pukul 06.00 WIB handphone mama berbunyi. "mam, datang ya. Aku udah dibidan sekarang." Iya mama menyahut telepon tersebut. Lalu segera bergegas. Jarak antara rumah kami dengan kakak sekitar satujam setengah jika tidak macet. Kakak  berada