Kamis, 21 November 2013
"Kejujuran"
"Orang yang hidup dalam kebenaran, yang berbicara dengan jujur, yang
menolak untung hasil pemerasan, yang mengebaskan tangannya, supaya
jangan menerima suap, yang menutup telinganya, supaya jangan
mendengarkan rencana penumpahan darah, yang menutup matanya, supaya
jangan melihat kejahatan, dialah seperti orang yang tinggal aman di
tempat-tempat tinggi, bentengnya ialah kubu di atas bukit
Senin, 18 November 2013
DAN KU 'KAN MENARI
Hari minggu kemarin, aku dapat sebuah lagu baru, ini liriknya dulu ya :) nunggu aku cari versi di youtubenya
Dan ku kan menari di hadapan raja ku menari sambil memujiMu ku menari Kaulah sukacitaku Tuhan, Kaulah sukacitaku
Kau tlah ubah ratapanku menjadi tarianKau hapuskan keluh kesahku gantikan dengan Pujiankarna Roh Allah di dalamkuku menari sperti raja Daud menarikarna Roh Allah
Jumat, 15 November 2013
Firman di Roti Perjamuan
Sesungguhnya, mata TUHAN tertuju kepada mereka yang takut akan Dia, kepada mereka yang berharap akan kasih setia-Nya,
Kamis, 31 Oktober 2013
Minggu, 27 Oktober 2013
Ciri-ciri Orang yang Jatuh Cinta Diam-diam
1. Hampir semua orang yang jatuh cinta diam-diam pernah menelepon orang yang mereka taksir & menutup teleponnya kembali. Hal yang membedakan paling hanya jam mereka menelepon
2. Orang yg jatuh cinta diam-diam selalu bertingkah seperti penguntit
3. Orang yang jatuh cinta diam-diam seperti biasa tahu info orang yang ditaksirnya dari teman, dari pengamatan. Dari keinginan untuk mencari tahu, bahkan sampai hal yang terkecil atas orang yang ditaksir
4. Orang yang jatuh cinta diam-diam memenuhi catatannya dengan perasaan hati yang tidak tersampaikan
5. Orang yang jatuh cinta diam-diam pada akhirnya selalu melamun dengan tidak pasti, memandang waktu yang berjalan dengan sangat cepat & menyesali semua perbuatan yang tidak mereka lakukan dulu
6. Orang yang jatuh cinta diam-diam harus bisa melanjutkan hidupnya dalam keheningan
7. Pada akhirnya, orang yang jatuh cinta diam-diam hanya bisa mendo'akan. Mereka cuma bisa mendo'akan setelah cape berharap. Pengharapan yang ada dari dulu, yang tumbuh dari mulai kecil sekali hingga makin lama makin besar. Lalu semakin lama semakin jauh
8. Orang yang jatuh cinta diam-diam pada akhirnya menerima
9. Orang yang jatuh cinta diam-diam paham bahwa kenyataan terkadang berbeda dengan apa yang kita inginkan. Terkadang yang kita inginkan bisa jadi yang tidak kita sesungguhnya butuhkan & sebenarnya yang kita butuhkan hanyalah merelakan
10. Orang yang jatuh cinta diam-diam hanya bisa seperti yang mereka selalu lakukan, jatuh cinta sendirian
2. Orang yg jatuh cinta diam-diam selalu bertingkah seperti penguntit
3. Orang yang jatuh cinta diam-diam seperti biasa tahu info orang yang ditaksirnya dari teman, dari pengamatan. Dari keinginan untuk mencari tahu, bahkan sampai hal yang terkecil atas orang yang ditaksir
4. Orang yang jatuh cinta diam-diam memenuhi catatannya dengan perasaan hati yang tidak tersampaikan
5. Orang yang jatuh cinta diam-diam pada akhirnya selalu melamun dengan tidak pasti, memandang waktu yang berjalan dengan sangat cepat & menyesali semua perbuatan yang tidak mereka lakukan dulu
6. Orang yang jatuh cinta diam-diam harus bisa melanjutkan hidupnya dalam keheningan
7. Pada akhirnya, orang yang jatuh cinta diam-diam hanya bisa mendo'akan. Mereka cuma bisa mendo'akan setelah cape berharap. Pengharapan yang ada dari dulu, yang tumbuh dari mulai kecil sekali hingga makin lama makin besar. Lalu semakin lama semakin jauh
8. Orang yang jatuh cinta diam-diam pada akhirnya menerima
9. Orang yang jatuh cinta diam-diam paham bahwa kenyataan terkadang berbeda dengan apa yang kita inginkan. Terkadang yang kita inginkan bisa jadi yang tidak kita sesungguhnya butuhkan & sebenarnya yang kita butuhkan hanyalah merelakan
10. Orang yang jatuh cinta diam-diam hanya bisa seperti yang mereka selalu lakukan, jatuh cinta sendirian
Selasa, 22 Oktober 2013
Bapakku [Tidak] Galak
"Bunuh saja emakmu ini, ayo bunuh saja", teriak emak sambil memegang pisau besar dan merebahkan tubuhnya di depanku. "Ojo mak, emoh mak", tangiskupun semakin histeris melihat pisau yang menghunus di dekat leher emak. Bapak yang sudah di kuasai emosi, tiba-tiba merebut pisau itu dan secepat kilat menyabetkan ujung gagang pancing ke kakiku. Aku menjerit-jerit merasakan sakit, tapi bapak tetap mengayunkan gagang pancing itu tanpa memperdulikan jeritanku.
Kejadian itu terjadi puluhan tahun lalu saat saya masih kanak-kanak. Saya tidak bisa mengingat kenapa bapak sampai tega memukul saya dengan ujung gagang pancing dari bambu. Yang saya ingat, waktu itu saya terbangun lewat tengah malam dan nangis histeris tanpa sebab. Mungkin bapak geregetan sehingga tega memukul saya.
Saya sempat merebut gagang pancingnya dan menekuk-nekuk sampai putus beberapa potong. Berharap bapak tidak menggunakannya lagi untuk memukul saya. Tapi.... pukulan itu tidak membuat saya kapok. Besoknya, saya nangis lagi dan bapak memukul saya pakai sisa gagang pancing. Kali ini lebih terasa sakitnya karena gagangnya lebih besar dari kemarin. Setelah kejadian itu, bapak tidak pernah menggunakan pancing lagi untuk memukul saya.
Tapi bapak tak segan-segan membentak saya ketika saya melakukan kesalahan. Sandalpun kadang-kadang melayang ke pant*t, ketika saya ngotot untuk dibelikan sesuatu sedangkan bapak tidak punya uang. Pernah juga saya di lempar sepeda roda 3 gara-gara saya disuruh mandi tapi malah lari."Bapak jahat, bapak galak", begitu saya menuduh bapak, padahal saya yang nakalnya over dosis.
Tapi segalak apapun bapak, beliau tetaplah seorang bapak yang penuh kasih sayang dan perhatian kepada anaknya. Apalagi ketika emak kerja ke Arab, bapaklah yang menggantikan tugas-tugas emak di rumah. Sehingga bapak punya tugas ganda, menjadi bapak dan juga emak untuk saya dan adik. Tugas berat, namun bapak mampu melakukannya.
Bapak dan emak (foto diambil juli 2008)
Terima kasih bapak.... karena kerasnya engkau mendidik aku telah menjadikan aku wanita tangguh yang tak pernah menyerah menghadapi kerasnya kehidupan. Maafkan anakmu yang belum bisa membahagiakanmu dan juga emak. Semoga Allah memberimu kesehatan dan juga umur panjang agar aku bisa lebih lama mendampingimu menghabiskan sisa umurmu. Amin.
Artikel ini diikutsertakan dalam Semut Pelari Giveaway Time Kenangan Paling Berkesan Bersama Papa
Sabtu, 19 Oktober 2013
Perpuluhan #3
Lanjutan dari postingan sebelumnya
Aku berharap dari setiap terguran dan peristiwa yang Tuhan kasih membuat aku mau taat dalam hal perpuluhan. Jadi awal bulan ini saat aku mau kasih perpuluhanku jujur keinginan daging vs keinginan rohku bertolak belakang. Keduanya seperti berjuang saling berperang untuk jadi pemenang. Keinginan hati dan rohku berkata kasih dan taat ama Tuhan, tetapi keinginan
Langganan:
Postingan (Atom)










