Tampilkan postingan dengan label Kontes. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kontes. Tampilkan semua postingan

Senin, 02 Desember 2013

Buku Perjuanganku Di Negeri Beton : Proyek Monumental 2014

Menuliskan kisah perjuangan saya selama di Hong Kong, kemudian menerbitkannya menjadi sebuah buku adalah impian saya yang belum kesampaian. Awalnya saya begitu semangat, beberapa bulan sebelum  kembali ke Indonesia, saya sudah mulai menulis.


Tapi semangat saya mulai pudar ketika rumah tangga majikan saya di terpa badai. Memang mereka bukan siapa-siapa saya, tapi mereka terlalu baik kepada saya. Sehingga saya ikut merasakan kesedihan yang mereka rasakan.

Saya biarkan semangat itu menguap begitu saja, sampai akhirnya saya kembali ke Indonesia  pada tanggal 11 nopember 2 tahun lalu. 2 bulan di Indonesia, saya memiliki sebuah toko mungil. Saya merasa tidak punya waktu untuk menulis, tapi punya waktu untuk main game online. Kebetulan waktu itu saya hamil, kalau ada waktu luang bawaannya pingin main game online melulu. Dan setelah Alfi lahir, hilang pula hobby main game online saya. :).

Semangat menulis sayapun tumbuh lagi, setelah Pakdhe Cholik ngompor-ngompori para blogger untuk menerbitkan buku. Rasanya gerah melihat pakdhe bisa menerbitkan beberapa buku dalam waktu singkat. Menerbitkan buku kok seperti menerbitkan tulisan dalam blog saja. :)

Tapi lagi-lagi saya merasa tidak punya waktu. Siangnya saya mengurus Alfi sendiri, malamnya sudah kecapekan dan harus mengurus suami. Selalu dan selalu begitu setiap harinya. Jangankan mau menulis buku, menulis di blog saja hampir tidak sempat.

Haruskah saya larut dalam kesibukan saya dan melupakan impian saya tentang buku itu?. Ach... tidaaaak. Saya harus mengumpulkan sisa-sisa semangat saya dan harus mewujudkan impian saya. Buku tentang perjuangan saya selama di Hong Kong akan saya jadikan proyek monumental tahun 2014. "Perjuanganku Di Negeri Beton", itu yang akan saya jadikan judul buku saya nanti.

Saya bekerja di Hong Kong 8 tahun dengan 4 majikan. Rasanya akan sangat banyak sekali yang bisa tuliskan. Kalau sehari atau 2 hari sekali saya menyempatkan waktu untuk menuliskan satu judul tulisan, 2 bulan saja saya menulis, pasti saya sudah bisa menghasilkan puluhan judul tulisan dan akan menjadi ratusan halaman pastinya.

Kelihatannya pekerjaan mudah, tapi saya tahu ini tidak mudah bagi saya. Karena Alfi sudah semakin aktif dan keingintahuannya sangat besar, jadi butuh pengawasan ekstra agar Alfi baik-baik saja. Tapi saya tidak boleh menyerah, saya harus bisa membagi waktu agar proyek monumental tahun 2014 ini bisa saya selesaikan. Saya pasti bisa!!!!

Karena saya pelupa, saya ingin mengabadikan kisah saya menjadi sebuah buku. Agar saya bisa selalu mengenangnya dan bisa menceritakan kembali kepada anak cucu saya kelak. :)


Proyek Monumental Tahun 2014
Artikel ini diikutsertakan pada Kontes Unggulan : Proyek Monumental Tahun 2014

Minggu, 28 Juli 2013

Simbah Gaul


Melihat kacamata mungil di meja, simbah langsung mengambil dan ingin memakainya.

"Nduk, pinjam kacamatanya ya..."

"Jangan, nanti melar. Ini kacamata anak-anak lho"

"Sebentar saja nduk...."

"Buat apa to mbah?"

"Buat foto biar kelihatan gaul"

"Oalah mbah.... umur sudah uzur kok pingin gaul"

"Umur boleh uzur tapi gaya boleh gaul donk. Oh ya, jangan lupa fotonya di unggah ke facebook ya nduk"

"Hah????"


Sabtu, 20 April 2013

Menjadi Old Baby Sister

Menjadi old baby sister pernah saya alami waktu saya kerja di Hong Kong. Saya merawat seorang nenek berusia 81 tahun yang sakit kencing manis plus darah tinggi dan harus duduk di kursi roda kalau keluar rumah. Pekerjaan yang tidak mudah dilakukakan tentunya, karena si nenek bisa ngomel-ngomel, marah-marah, dan mengadu ke anaknya kalau apa yang saya kerjakan tidak sesuai dengan apa yang dia inginkan. 


Tapi alhamdulillah anaknya bisa mengerti dan menyadari kalau nenek-nenek emang sifatnya begitu. Sehingga saya mampu bertahan untuk merawatnya meskipun harus menyediakan kesabaran extra untuk menghadapi sikap nenek yang manjanya melebihi anak kecil. Dan harus menghilangkan rasa jijik ketika nenek kencing atau BAB di celana karena ga kuat nahan sampai kamar mandi. Orang kalau sudah tua sepertinya kembali ke sifat kanak-kanak. Eh tapi tidak semuanya kali ya.... :)

Meskipun bukan nenek saya sendiri, tapi saya berusaha merawatnya dengan sebaik mungkin. Bukan karena ada dollar di awal bulan tapi karena saya juga punya orang tua dan suatu saat nanti saya juga bakal jadi orang tua. Itung-itung belajar merawat orang tua sendiri, atau kalau nanti sudah tua saya tidak akan melakukan hal-hal yang membuat anak saya jengkel dan geregetan. :)

Momong bayi lansia (lanjut usia)

Foto ini diikutsertakan pada kontes unggulan : Sehari Menjadi Srikandi




Jumat, 29 Juni 2012

Ketika Saya Belajar Bersyukur

Bersyukur adalah sesuatu yang mudah diucapkan namun sulit untuk dilaksanakan. Padahal kalau kita bisa mempraktekkan yang namanya bersyukur, nikmatnya akan bertambah banyak.  Sebaliknya kalau kita tidak pandai bersyukur, rasanya nikmat itu tak pernah cukup dan selalu kurang.


Saya sendiri pernah mengalami ketika saya bekerja di Hong Kong. Gaji saya waktu itu antara 4-6 juta setiap bulan. Seharusnya sudah lebih dari cukup untuk ukuran TKW yang makan tidur sudah ditanggung majikan. Seharusnya saya bersyukur, karena masih banyak orang-orang di luar sana yang berharap pergi ke Hong Kong tapi tidak bisa. Tapi kenyataannya, saya selalu merasa kurang. Semakin bertambah gaji saya, semakin besar uang yang harus saya keluarkan setiap bulannya. Dan semakin banyak pula daftar keinginan yang harus saya dapatkan. 

Karena selalu merasa kurang dan kurang, ketika orang tua menyuruh saya pulang saya selalu bilang "Sebentar, saya belum punya banyak tabungan, saya belum punya ini dan itu" . Selalu begitu saya menjawabnya, sampai tak terasa 8 tahun lebih saya hidup di negeri beton Hong Kong.

Dari 8 tahun lebih itu, selama 5 tahun bekerja saya tidak mendapatkan apa-apa. Setelah memasuki tahun ke 6 dan saya sudah menikah, saat itulah mulai ada perubahan. Saya dibimbing oleh suami untuk belajar bersyukur dan menyisihkan 2,5% dari gaji saya. 

Ketika saya mau belajar bersyukur dan tak melupakan hak orang lain, rasanya nikmat yang saya dapatkan semakin bertambah. Setiap bulan saya tidak pernah kekurangan dan sedikit-sedikit bisa menabung. Sejak saat itu, saya berani bilang "Kapan saja, saya siap pulang ke Indonesia, tidak perlu nunggu tahun depan atau bulan depan". 

Dan saat ini, saya sudah ada di Indonesia. Meskipun tak ada lagi gaji jutaan, namun terasa nikmat karena saya selalu belajar mensyukuri setiap keping-keping rupiah yang saya dapatkan setiap hari. Meskipun makan hanya pakai telur ceplok tanpa daging rasanya seperti martabak isi daging. :)

Semoga saya selalu bisa bersyukur, dan tidak mengeluh apapun keadaannya. Jangan sampai  kejadian di Hong Kong yang dulu-dulu terjadi lagi seperti yang Pakdhe Cholik katakan "nikmatnya diambil kontan syukurnya nyicil"

Jambore On the Blog 2012
Artikel ini untuk menanggapi artikel BlogCamp yang berjudul Nikmatnya Diambil Kontan Syukurnya Nyicil tanggal 29 juni 2012

Selasa, 17 Januari 2012

Mengenang Hari Ultahku ke 17

Ulang tahun ke 17, adalah hari ulang tahun paling istimewa dalam hidup saya. Karena hari itu, 15 juni 2000  adalah pertama kalinya saya merayakan ulang tahun dan bertepatan dengan hari libur nasional. Sehingga, hampir semua teman sekolah yang saya undang bisa hadir. Padahal jalan masuk ke rumah saya dari jalan raya lumayan jauh. Sekitar setengah jam dengan jalan kaki, tapi mereka mau datang. 

Saya ulang tahun di saat emak saya masih di Arab Saudi, dan bapak sama sekali tidak mau tahu dengan ultah saya. Beliau hanya menyerahkan sejumlah uang, tanpa ikut andil di dalamnya.Saya nelongso, "begini nich, kalau emak tak ada dirumah, Ultah saja harus mikir sendiri" protes saya dalam hati. Tapi ALLAH maha adil, meskipun orang tua tidak mau tahu dengan ultah saya, tapi ALLAH memberi saya teman-teman yang peduli dengan ultah saya.

Waktu itu, teman-teman dari Pramuka dan Pencinta Alam menyumbangkan tenaganya di hari ultah saya. Bahkan mereka rela tidur di rumah saya untuk menyiapkan segala sesuatunya. Mereka membuat Biground, memasak, ada yang bawa keyboard & gitar, ada yang mau menari, dan masih banyak lagi.

Ada juga yang menyiapkan costum untuk saya. Waktu itu saya masih tomboy dan saya memutuskan untuk memakai celana jeans dan T-shirt. Tapi mereka bilang "kalau kamu pakai baju seperti itu, namanya kamu tidak menghargai dirimu sendiri". Saya sempat bingung ketika mereka menyuruh saya pakai rok. "Lha rambutku kayak gini, kalau pakai rok nanti malah kayak banci" protes saya. "Hahahahaha, kalau itu bisa diatur" jawab mereka menertawakan saya.

Dan paginya, sebuah mahkota dari kertas dan longdress berwarna coklat diserahkan ke saya. "Hah??? saya pakai ini??" Mereka tak menghiraukan protes saya dan tetap memaksa saya untuk memakainya. Akhirnya, dengan berat hati saya menuruti apa kata mereka. Seorang teman memoles wajah saya dengan make up tipis. Ach.....Dengan memakai longdress, mahkota kertas, make up dan selendang panjang  saya seperti bidadari yang turun ke bumi dan tidak bisa kembali karena selendangnya dicuri. Wuehehehe.

Setelah semua teman datang, acara pun dimulai oleh MC kocak. Acara demi acara berjalan lancar diselingi gelak tawa karena kekocakan MC. Hingga tiba pada acara penyerahan kado perdana. Mendengar kado perdana saya jadi ingat pesan teman saya malam sebelum hari ultah saya. "Hati-hati aja besok, dulu ada yang ultah terus dikerjain sama Kak Kiss (nama MC)". Jangan-jangan saya juga dikerjain nich. 


Beberapa teman memoles bibirnya dengan lipstik merah lalu mengucapkan selamat sambil mencium saya.  Dan seorang teman menyerahkan kado perdana kepada saya. Feeling saya mengatakan "Saya pasti dikerjain". Itu Senyum apa tertawa ya?? Saya sendiri agak lupa. Hehehe. Dan MC meminta saya untuk membuka kado tersebut. Deg deg an saya membukanya.

Dan begitu kado terbuka, saya langsung melemparnya tanpa melihat jelas isinya apa. Terus seorang teman laki-laki mengambilnya. Dan setelah melihat isinya, kami semua ngakak berjamaah. Apakah isinya??? Biar hanya saya saja yang tahu. Yang jelas, saya dikerjain oleh mereka. hehehe 


Belum cukup mereka ngerjain saya, besoknya waktu latihan pramuka lagi-lagi saya dikerjain. Saya disuruh memimpin adik-adik penegak kelas 1 berbaris. Tiba-tiba seember air disiramkan ke saya. Saya hendak lari, tapi teriakan teman lain menghentikan langkah saya "pimpinan tidak boleh meninggalkan tempat". Dalam berbaris, pimpinan memang tidak boleh meninggalkan tempat begitu saja, saya tahu itu. Dan saya hanya bisa diam membiarkan ember selanjutnya disiramkan ke saya.  

Mata saya berkaca-kaca, butiran bening mengalir di pipi saya.  Saya terharu ketika satu persatu teman Penegak Bantara disusul adik-adik penegak kelas 1 menyalami dan memeluk saya sambil mengucapkan selamat ulang tahun. Sebuah perhatian yang merupakan kado tak ternilai harganya di hari ulang tahun saya, dan tak akan terlupa sepanjang masa.  

banner-31
Postingan ini  diikutsertakan dalam lomba posting di dblogger 

Rabu, 21 Desember 2011

Hari Ibu - Emak Dan Onthelnya

Ibu Maryam/Emak saya, lokasinya di sebelah rumah waktu mau berangkat jualan keliling. 




Bagi saya, emak adalah wanita serba bisa yang pandai memanfaatkan sebuah kesempatan. Disaat banyak orang memilih ungkang-ungkang menunggu uang kiriman datang (karena banyak yang keluar negeri), beliau malah menghabiskan hampir seluruh waktunya di dapur untuk memasak makanan yang setiap hari dijual atau membuat jajan pesanan.

Beliau juga tidak pernah malu untuk menjajakan dagangannya keliling kampung dengan sepeda onthel. Dan tak segan-segan memarkir onthelnya di depan Sekolah TK/Paud, jual es lilin dan jajan saat jam istirahat. Waktu saya suruh pakai motor, beliau bilang "Kalau naik motor, nanti ga dapat untung". Yach memang untungnya tak seberapa. 

Tapi dari untung yang tak seberapa itu, beliau bisa melakukan banyak hal tanpa harus menggantungkan jatah dari kedua anaknya. Dan bisa mengantarkan putranya ke bangku kuliah. Kok bisa?? Mungkin apa yang beliau berikan untuk anaknya adalah rizki sedikit tapi barokah yang menjadikan anaknya manut, pinter dan mendapatkan pekerjaan lumayan mapan. Sehingga, putranya bisa membiayai kuliahnya sendiri tanpa harus minta biaya ke orang tua. :)

Salam hormat untuk emak yang tak kenal lelah mencari rizki yang barokah. "Selama tangan ini masih mampu untuk bekerja, aku tak akan mengandalkan jatah dari anakku" Semboyan beliau yang membuat hati saya trenyuh. Semoga ALLAH selalu memberi kesehatan dan umur panjang kepada beliau. Amiiiin

Potret ini diikutsertakan dalam Kontes Perempuan Dan Aktivitas yang diselenggarakan oleh Ibu Fauzan dan Mama Olive

Rabu, 02 November 2011

Endorsement for Abi Sabila


Mengamati kisah sehari-hari, lalu mengemasnya dalam sebuah kisah inspiratif. Dan dengan gaya bahasa yang sederhana, kemudian menuangkannya dalam sebuah blog. Dan akhirnya.... Abi Sabila mampu mewujudkannya dalam sebuah buku.

(Tarry, TKW Hong Kong, Blogger, http://tarryholic.blogspot.com/)

Artikel ini diikutsertakan pada Endorsement for Abi Sabila

Kamis, 20 Oktober 2011

Mainan Saya Jaman Dulu

Saya masih ingat waktu saya SMP, emak saya menghadiahi kami mainan dari Arab yang berupa seperangkat vidio game tanpa kaset. Sehingga, saya dan adek hanya bisa main Tank dan super mario saja. Saat itu sedang boomingnya Play Station (PS) dan adek saya minta dibelikan, tapi kami cukup bersyukur ketika emak hanya membelikan Video game (bukan PS) untuk kami. 


Bagi kami, itulah hadiah paling mahal yang pernah kami dapatkan. Hadiah yang tidak didapatkan oleh anak-anak lain seumuran kami. Ya iyalah.... anak lain khan dibeliin PS hikz.Tapi kami tidak pernah protes kepada orang tua kami. Dengan bergantian atau kadang-kadang kami main bareng. Adek saya pinter banget mainnya, tidak seperti saya yang agak gaptek. hehe.

Karena hanya bisa  main Super Mario dan Tank, lama-lama kami bosan dan barang tersebut jadi seonggok barang rongsok yang jarang dipakai. Dan entah bagaimana ceritanya,  Stick nya rusak dan ga bisa dipakai lagi. Namun masih tersimpan rapi dalam lemari.

Super mario beraksi

Setelah beranjak dewasa,  adek saya beli PS dari hasil keringatnya sendiri. Mainan yang dulu ga bisa dia miliki itu sekarang mampu dia beli sendiri. Entah karena masa kecil kurang bahagia atau apa ya?? Adek saya mainnya over dosis. Sampai-sampai lupa waktu dan lupa segalanya. Pacarnya beberapa kali sempat curhat sama saya."Kalau lagi main PS suka lupa diri mbak" kata pacarnya. Tapi meskipun lupa diri, tidak sampai mempengaruhi pekerjaannya. Mainnya hanya di luar jam kerja saja kok. 

Karena dia sudah merasakan kecanduan main PS, ketika keponakan saya pingin beli PS dia bilang "Jangan beli PS, nanti bisa amburadul sekolahnya, mending belikan komputer aja". Masa iya PS  bisa mengacaukan sekolahnya anak-anak dibanding komputer??? Sepertinya tidak ya??? Lha wong komputer sekarang malah lebih lengkap permainannya kok.

Tapi mau mainan komputerlah, PS lah atau apalah sepertinya peran orang tua sangat penting dalam  kegiatan bermain anak. Agar anak tidak kebablasan dalam bermain dan mengabaikan tugas utama. Karena, semakin canggihnya tehnologi saat ini, semakin besar pula pengaruhnya terhadap perkembangan anak-anak. Sebagai orang tua harus pandai-pandai mengarahkan, mana yang baik dan mana yang buruk. Mengingat, masa anak-anak adalah masa pertumbuhan yang sangat kritis dengan apa yang dia lihat dan dia dengar. So, harus hati-hati dan jangan sampai lengah dalam membimbingnya. ^_^

“Artikel ini diikutsertakan pada Mainan Bocah Contest di Surau Inyiak”.

Senin, 03 Oktober 2011

Review Buku - Gila Tapi Masuk Akal



Gila Tapi Masuk Akal adalah salah satu buku  yang ditulis oleh KH.DR. Mahfudin, SE, MA. Beliau adalah pengasuh Pesantren Yatim Dan Dhu'afa Al-Irsyad. Buku ini diterbitkan sebagai upaya penggalangan dana untuk pembangunan pesantren yatim bersama. Selain buku, juga diterbitkan majalah bulanan serta produk-produk lain hasil karya anak asuh pesantren tersebut.


Buku ini adalah kumpulan kisah-kisah inspiratif yang merupakan analisa kehidupan dalam paradigma agama. Banyak pesan moral yang disampaikan dalam buku ini yang mau ga mau bisa jadi bahan renungan. Tapi buku ini dikemas dengan gaya bahasa yang kocak dan gaul, yang kadang-kadang menggunakan bahasa umpatan yang khas untuk para preman. Di satu sisi buku ini mampu membuat pembaca tersentuh dan mengeluarkan airmata, tapi disisi lain juga mampu membuat pembaca ngakak sampai perut kaku. Banyak teman yang bilang (termasuk saya) buku ini bisa membuat mata menangis dan bibir tertawa secara bersamaan. Jadi ikut-ikutan gila khan?? hehe

Di dalam buku Gila Tapi Masuk Akal ini, ada 3 tokoh utama yaitu seorang guru bernama  sekh Konidin dan 2 orang murid yang bernama Gus Murak dan Ki Semprul. Sekh Konidin, sebagai seorang tokoh agama dan masyarakat yang boleh dibilang sangat unik atau malah kontroversial. Cara berfikirnya, sudut pandang, ucapan dan perbuatannya yang dua kali lebih maju dibanding kebanyakan orang termasuk kedua muridnya. Tak jarang beliau dianggap aneh bin nyeleneh dan tidak sedikit yang men 'cap' sekh Konidin gila. Yach... kegilaan yang kalau dipikir-pikir sebenarnya masuk akal.

Salah satu tulisannya yang membahas tentang perayaan valentin atau hari kasih sayang. Valentin itu khan asalnya dari tokoh yang bernama Valentino (bener ga ya??) yang beragama kristen. Lha kita khan islam?? Seharusnya kita mencontoh rosul khan?? Jadi yang bener bukan valentin tapi muhammadin. Hikz. Pokoknya gaya bahasanya konyol dan bikin ngakak dech. hehe

Buku ini laku keras, sampai cetak ulang beberapa kali. Dan saat ini sudah terbit Gila Tapi Masuk Akal 2 yang tak kalah serunya tapi saya belum baca (lho???). Bagi yang berminat, bisa langsung pesan melalui inbox facebook KH. Mahfudin Arsyad atau ke toko-toko buku terdekat di kota anda.

Setiap rupiah yang anda keluarkan untuk membeli buku ini, itu berati anda telah membantu para anak yatim mewujudkan impian mereka melalui pesantren Al-Irsyad. Ayo buruan beli, dijamin ga rugi hehe. eh kok malah promosiiiiii. hehe.

Artikel ini diikutsertakan pada Book Review Contest di BlogCamp

Sabtu, 01 Oktober 2011

Batikkan Harimu - Batik Hadir Di Hong Kong

Batik, merupakan warisan budaya bangsa yang selayaknya kita jaga. Keberadaannya kini sudah dikenal oleh dunia. Bahkan UNESCO telah menetapkan bahwa batik adalah salah satu warisan budaya dunia dan berasal dari Indonesia. Kita sebagai bangsa Indonesia harusnya bangga donk. Dan Pak President SBY menetapkan tanggal 2 oktober sebagai Hari Batik Nasional. Suatu penghargaan yang luar biasa untuk pengrajin batik yach. hehe

Dulu waktu saya kecil masih di Indonesia, Batik merupakan pakaian resmi untuk para pegawai negeri. Kalau bukan pegawai negeri, rasanya jarang ada orang yang memakainya. Karena terkesan formal dan kebapakan atau keibuan. Sehingga yang muda-muda enggan untuk memakainya. Tapi sekarang, batik bukan hanya dipakai oleh pegawai negeri. Dengan motifnya yang beraneka ragam, membuat batik bisa dipakai oleh segala umur. Mulai dari anak-anak sampai orang tua semua bisa memakainya.

Dan saya yang dulu hanya melihat pegawai negeri pakai batik, tapi sekarang saya bisa melihat batik sampai di luar negeri termasuk Hong Kong. Banyak butik yang tersebar di seluruh Hong Kong menyediakan berbagai macam batik. Dari yang motif sederhana sampai yang mewah, dari yang murah sampai yang mahal. Dari butik di tengah pasar sampai butik di pusat perbelanjaan (mall).

Jadi jangan heran kalau banyak TKW yang berbatik ria saat liburan. Dan yang mengejutkan, banyak orang chinese yang tidak bisa bahasa Indonesia sengaja menjual aneka macam pakaian made in Indonesia termasuk batik. Sehingga, bukan sesuatu yang sulit untuk mendapatkan batik di Hong Kong. Tapi sampai saat ini saya belum pernah pakai batik. xixixi

Dan dalam rangka melestarikan budaya bangsa sekaligus mengenalkan batik ke manca negara, para TKW Hong Kong yang tergabung dalam beberapa organisasi. Secara rutin mengadakan event-event yang berhubungan dengan batik, seperti Fashion Show. Dan yang mengagumkan, peminatnya sangat banyak. Beberapa butik mengajukan desain-desain terbarunya untuk diikutkan lomba. Dan para TKW lah yang jadi modelnya. 

 Salah satu peserta "Fashion Show Batik" yang bergaya layaknya model terkenal.

Untuk sekali tampil menjadi model, para TKW harus merelakan beberapa ratus dollar keluar dari dompetnya. Karena batik yang dipakai para model itu juga harus dibeli, tapi pihak butik memberi diskon sekian persen serta rias gratis. Ini pengalaman teman saya yang jadi model dadakan sebuah butik. Waktu itu saya ikut jadi supporter meskipun teman saya kalah. Dan bikin dia kapok, tidak mau ikut fashion show lagi. Yang jelas rugi waktu dan biaya. Tapi demi mempertahankan budaya bangsa, makin lama makin banyak saja kreasi batik yang dibawakan para model. Saya salut dengan para TKW yang mau mengorbankan waktu, tenaga dan biaya untuk mengikuti event ini.

Para peserta dengan berbagai kreasi batik yang menarik dan apik.

 Kalau yang ini, teman saya (Ena) yang jadi model dadakan. Saking kreatipnya, seharusnya rok panjang tapi terpaksa jadi gaun 3/4 gara-gara tidak punya atasan batik. Karena dilarang menyertakan gambar porno, maka ada bagian yang saya sensor. Xixixixi (dokumen pribadi).

Pejabat KJRI ikut action di atas panggung bersama para penari hiburan.

Acara yang diselenggarakan oleh beberapa organisasi TKW Hong Kong Ini juga dihadiri oleh para pejabat KJRI di Hong Kong. Ini menunjukkan adanya suatu penghargaan yang tinggi atas budaya bangsa Indonesia yang berupa Batik. Waktu "Hong Kong Flowers Show" deskripsi batik juga terpampang di stand Indonesia. Dan yang pasti bisa dilihat oleh banyak orang donk. hehe

Meskipun saya tidak ikut andil didalamnya, tapi saya ikut bangga juga lho. Para TKW yang notebene dengan pekerjaan rumah tangga, ternyata bisa disulap jadi model yang mampu memperagakan busana tradisional batik dengan baik. Benar-benar ga kelihatan ya kalau mereka itu TKW. hehe.

Nach, kalau TKW melestarikan budaya bangsa melalui Fashion show, kalau anda dengan cara apa hayo??? Kalau saya sebagai blogger Indonesia, dengan cara ikut kontes batik-kan harimu saja. xixixi

Postingan ini diikutsertakan dalam "Kontes Batik-kan Harimu" yang diselenggarakan oleh Trio blogger  Mbak Nia, Mbak Puteri dan Neng Orin


NB: Beberapa gambar bukan dokumen pribadi, tapi miliknya Sanggar Budaya Indonesia Hong Kong.

Rabu, 28 September 2011

BOOK YOUR BLOG

Setelah mikir 2 hari 2 malam akhirnya saya putuskan untuk ikut partisipasi dalam event ini. Keputusan mendadak di saat waktunya udah hampir habis. Yach.... coba-coba melempar manggis siapa tahu menang dan blog ini di jadikan buku. Kalaupun kalah ya tidak masalah yang penting sudah berani unjuk gigi hehe.


Tadi sudah like fanpage nya di facebook. Dan ngintip pesertanya sudah 72 blogger. Semua peserta blognya  menarik dan inspiratif, membuat saya keder ilang kepercayaan diri. Tapi tetap nekad mau ikutan. Hikz.

Berikut ini syarat dan ketentuan kontes yang saya copas dari penyelenggara acara. Bagi yang berminat masih ada kesempatan. Yuk dimari.....

Book Your Blog
Media cyber kini menjadi alternatif populer untuk menyalurkan hobi, pemikiran, bahkan curahan hati . Salah satunya melalui blog. Dengan media ini, kamu bisa mengekspresikan diri , khususnya melalui tulisan. Bagi kamu yang merasa memiliki blog yang “kamu banget” ayo ikutkan ke lomba Book Your Blog ini!  Bagi cerita seru di blogmu ke orang-orang  dengan cara dibukukan. Buat pemenang, isi blog-nya akan dibukukan dan diterbitkan GRATIS oleh Leutika Prio Self Publishing, serta dipasarkan secara online.

Leutika Prio adalah lini self publishing dari Leutika Publisher yang menyediakan berbagai macam paket penerbitan dengan sistem mudah dan harga terjangkau www.leutikaprio.com. Self Publishing merupakan alternatif baru menerbitkan buku dengan lebih praktis dan tanpa seleksi. Para penulis tidak perlu repot membuat cover, mengurus ISBN, dan teknis buku lainnya karena Leutika Prio menyediakan layanan edit aksara, cover, layout, ISBN dan konsultasi yang telah disusun pada paket-paket penerbitannya. Penulis juga tetap mendapatkan royalti sebesar 15% dari harga produksi. Misi dari penerbit ini adalah mengajak sebanyak mungkin orang untuk menulis dan berbagi inspirasi pada para pembaca.

SEGALA JENIS BLOG boleh diikutkan di lomba ini. Blog umum, kisah sehari-hari, kesehatan, wisata, kuliner, fesyen, pendidikan, politik, kesenian, film,fiksi, dll asal tidak mengandung SARA dan pornografi. Jadi tunggu apa lagi, daftarkan sekarang :)

Caranya mudah banget!
Tulis tentang event ini beserta logo event di blogmu dengan bahasamu sendiri, diberi tag #bookyourblog
Pasang link website http://www.leutikaprio.com/ di blog kamu (di blog scroll)
Kirimkan alamat blog kamu ke eventleutika@hotmail.com
Tulis sinopsis blog kamu dalam 250 kata Ms Word. Sertakan nama, nama pena, TTL, alamat, nohandphone, alamat e-mail, akun FB, akun twitter. Kemudian attach file ke dalam e-mail.
 Tulis “Book Your Blog” di judul e-mail.

Blog seperti apa yang bisa menang?
Inspiratif, berisi cerita-cerita yang dapat menjadi inspirasi bagi orang lain.
Tidak mengandung SARA dan pornografi.
Berkarakter, konsisten berisi materi-materi yang terkonsep dan orisinil.

Apa Hadiahnya?
Dipilih 3 blog terbaik untuk mendapatkan:
Tulisan-tulisan di blog kamu akan diterbitkan GRATIS dalam bentuk buku oleh Leutika Prio
Royalti 15% dari harga produksi
Paket buku dari Leutika Publisher
Bagi yang belum terpilih tetap mendapatkan diskon paket penerbitan sebesar 20%.
Deadline : 30 September 2011
Website:
Twitter: @leutikaprio
Fanpage FB

Selasa, 20 September 2011

Si Rambut Cepak Pakai Jilbab

Banyak yang bilang "berubah itu susah". Namun sesuatu yang saya lakukan sedikit demi sedikit dengan niat, usaha serta do'a yang tulus, ternyata mampu membawa perubahan besar pada diri saya. Meskipun hasilnya belum sempurna, tapi setidaknya saya sudah berusaha untuk menjadi yang lebih baik dari waktu ke waktu. 
 Coba perhatikan gambar ini, ada yang kenal????

Yach....inilah saya bertahun-tahun yang lalu, sebelum saya menghadap pak penghulu. Saya yang tomboy, yang ndablek, yang keras kepala, yang suka ngotot, dan masih banyak lagi sifat jelek yang saya miliki. Tapi yang jelas, bukan negeri beton yang merubah saya seperti ini. Melainkan sudah dari kecil saya tomboy.

Ketika lihat rambut cepak saya waktu kelas 2 SMEA (sebelumnya agak panjang dikit) Bapak saya  bilang  "kenapa ga digundul sekalian  saja???".  Emak saya bilang "kowe ki cah wedok, mbok dipanjangin rambutnya". Paklik saya bilang "bocah wedok kok kaya gitu ajar-ajarannya siapa????". Tapi saya tidak peduli, dan tetap enjoy dengan gaya tomboy saya.

Pernah ada cowok naksir saya dan saya menjawab "aku mau jadi pacarmu asal jangan minta untuk manjangin rambutku".  Pernah juga dicuekin calon mertua, gara-gara beliau ga suka dengan rambut pendek saya. Tapi Pacar saya yang lain bilang "Dek aku suka dengan gaya Tomboy mu". Dan yang berhasil merayu saya untuk manjangin rambut hanya sang mantan pacar (suami). Tapi ga bertahan lama karena saya masuk PT mau ke Hong Kong dan syaratnya harus berambut pendek. Weleh-weleh pacarnya berapa sich??? xixixi.

Waktu terus berlalu dan sifat ini pun saya bawa sampai ke Hong Kong. Ada sahabat namanya Ena, yang menyuruh saya untuk berubah. Dia bilang  "kalau kamu mau berubah, apapun yang kamu minta aku berikan". Namun hati saya  tidak goyah dengan iming-iming hadiah. Saya tetap pertahankan ke'tomboy'an saya tanpa ada keinginan untuk melakukan perubahan. Bertahun-tahun hal itu saya lakukan sampai akhirnya saya memutuskan untuk menikah demi membahagiakan orang tua. Beberapa bulan sebelum menikah saya sudah mau manjangin rambut atas keinginan calon suami saya.

Dan  tanggal 26 Juni 2008, saat suami saya mengucap "saya terima nikahnya...." (dengan bahasa arab) di depan mbah Kyai. Saat itu juga tubuh saya bagai dihantam batu puluhan kwintal. Hati saya benar-benar tersentuh. Mungkin ini teguran dari Allah atau Allah telah memberi hidayahNya untuk saya???. ENtahlah....

Mulai saat itu juga, ada keinginan untuk berubah, Berubah bukan karena suruhan suami atau orang lain. Tapi saya ingin berubah dari hati kecil saya sendiri. Keputusan saya waktu itu sangat menyakiti hati seseorang, tapi saya yakin keputusan ini benar. Berat.... itu yang saya rasakan ketika awal saya mengharapkan satu perubahan dalam hidup saya. Saya harus kehilangan orang-orang yang selama di Hong Kong mengisi hari-hari saya. Yach mungkin inilah resiko atas keputusan yang saya ambil. 

Meskipun saya harus kehilangan teman-teman saya yang dulu, tapi tak sedikitpun saya merasa sepi. Masih ada beberapa sahabat termasuk Ena, yang mau menemani hari-hari saya. Dan ketika saya sudah berubah dengan rambut sebahu, saya nagih hadiah ke Ena. Dapat hadiah apakah saya???? Ternyata hadiahnya sudah hangus tidak berlaku lagi xixixi. Tapi saat saya ulang tahun pernikahan yang pertama, Ena memberi giwang emas mungil sebagai kado pernikahan untuk saya (telat). Mulai saat itu, telinga saya dihiasi sepasang giwang sederhana tapi sangat berharga. Padahal sudah bertahun-tahun ga pernah dihiasi giwang. hikz

Waktu terus berlalu, hingga suatu hari hati saya terpanggil untuk memakai jilbab. Kira-kira 2 tahun yang lalu. Orang pertama yang saya kasih tahu adalah suami saya. Selama ini, suami saya membiarkan saya jadi diri sendiri dan tak pernah menyuruh saya untuk memakai jilbab. Tapi ketika saya bilang "Mas, adek pingin pakai jilbab". Isak tangisnya terdengar di seberang sana. Yach.... suami saya menangis karena terharu. Andai saya ada di depannya pasti saya melihat senyum di bibirnya. Suami saya begitu membanggakan saya, meskipun belum mampu jadi istri yang sempurna tapi selalu nampak sempurna di matanya.

Atas dukungan suami, sahabat dan keluarga, saya mampu melakukan perubahan. Meskipun belum mampu jadi seorang muslim yang taat, setidaknya saya telah berusaha dan akan terus berusaha menjadi yang terbaik untuk suami saya dan orang-orang tercinta. Dan dibalik jilbab ini, rambut cepak itu sekarang sudah sepinggang. Dan akan saya persembahkan untuk suami saya tercinta. Yang sama sekali belum pernah melihat rambut panjang saya. Terakhir ketemu waktu nikah rambut saya baru sebahu. hehe.

Semoga saya mampu mempertahankan ini semua dan tidak jadi korban mode. Berjilbab bukan karena ikut-ikutan trend masa kini, tapi karena suatu kewajiban sebagai muslim. Terima Kasih Ya ALLAH..... Engkau masih mengijinkan aku berjalan di jalanMU. Dan saya berharap, teman-teman saya dulu, juga segera mendapat hidayah dari ALLAH. Amiiiiin


Saya yang sekarang, yang mampu melakukan perubahan, yang selalu optimis menatap masa depan tanpa menjadikan masa lalu sebagai penghalang tapi menjadikan sebagai pelajaran. "LEBIH BAIK JADI MANTAN PREMAN, DARIPADA JADI MANTAN ORANG BERIMAN"

















 

Minggu, 11 September 2011

Serupa Tapi Tak Sama

Harta yang paling berharga 
Adalah keluarga
Istana yang paling Indah
Adalah..... keluarga
(Penggalan lagu keluarga cemara. Ada yang Masih ingat??)

Lagu ini pasti cocok buat anda yang tinggal di rumah sendiri bersama keluarga tercinta, tapi bukan buat saya. Karena saya hidup sendiri di luar negeri, yang setiap hari terkurung dalam sangkar emas. Dan hanya bisa libur 2 minggu sekali. Bagi saya, keluarga majikan adalah keluarga kedua saya. Tapi ada yang jauh lebih berharga ketika saya jauh dari keluarga yaitu SAHABAT.


Sahabat yang setiap saat mau memberikan pundaknya ketika saya ingin menumpahkan airmata ini. Yang selalu mengulurkan tangannya disaat saya jatuh tersungkur dan tak mampu berdiri. Yang selalu mengingatkan saya, ketika saya salah jalan. Yang selalu  menghibur disaat saya dalam kesedihan. Yach.... dia sahabat yang paling mengerti dan memahami saya yang keras kepala dan belum bisa bersikap dewasa ini.


Pakai baju kompak meskipun  ga janjian hehe

Foto ini saya ambil bulan mei lalu. Lokasinya di Star Ferry tepatnya di Tsim Tsa Tsui, Kowloon dengan background  International Finance Centre (gedung tinggi dibelakang) yang berada di Central, Hong Kong. Kelihatannya dekat sekali yach, padahal gedung itu berada di seberang lautan dan harus naik ferry untuk menyeberang kesana dengan cepat dan murah. Hanya $2 Central - Tsim Tsa Tsui.

Banyak orang yang bilang kami berdua mirip. Bahkan waktu kami beli baju yang sama, salesnya liatin terus. Mungkin yang ada dalam fikiran sales itu kami kembar. hikz. Padahal kalau mau memperhatikan, kami adalah 2 sosok yang sangat berbeda. Dari postur tubuh saja sudah kelihatan, mungkin wajahnya yang mirip ya??? Entahlah saya sendiri tidak tahu. Meskipun kami berbeda, tapi banyak juga kesamaan yang membuat kami tetap rukun.  Tapi sekarang agak jauh semenjak dia punya pacar. huaaaa jeleus *nangis guling-guling* xixixixi

Dan kebetulan tempat kerja kami dekat, sehingga kalau saya libur sering menghabiskan waktu bersama dia. Kemana-mana hanya berdua, dan sering panik kalau pingin foto berdua. Foto diatas bisa kami dapat dengan bantuan anak Philipina. Biasanya kami suka narsis kalau foto-foto sendiri. Kurang inilah kurang itulah sehingga banyak sekali foto dengan pose yang sama. Tapi foto diatas sekali langsung oke. Karena ga berani bilang "one more" ama tuch orang philipina. *ngaku aja dech kalau emang ga bisa bahasa inggris* haha.

Saya berharap, persahabatan ini akan tetap terjalin sampai nanti kita hidup di Indonesia. Ngomong-ngomong kami lahir dari satu kecamatan. Kami dulu satu SMP,  satu SMEA dan sekarang satu profesi. Jadi bukan sesuatu yang sulit untuk tetap bersahabat, kecuali kalau dia nikah ama orang luar negeri kota. Tapi kalau ada kemauan, pasti ada jalan. Hehe.

Artikel ini diikutkan dalam acara Photo Blogging Kontes oleh HotCoklat.com yang didukung oleh Satukomu.comIndonesia Blog-Media Advertising Community. bagi yang berminat silahkan klik disini
 




Selasa, 23 Agustus 2011

OBAH OLEH OPAH

Ibu sahabat saya berpesan "Sopo sing gelem obah bakal oleh opah". Kira-kira dalam bahasa Indonesia artinya "Siapa yang mau bergerak pasti dapat upah". Maksudnya??? Kalau menurut saya, siapa saja yang mau berusaha pasti akan memetik hasilnya. Berapapun hasilnya, mau besar mau kecil yang pasti hasil dari usaha kita akan bisa kita nikmati.



Seperti halnya saya yang mau menerima tantangan dari Pakde Cholik dalam kontes Tumpeng Ngetril61 untuk merayakan Ulang Tahun pakde yang ke 61. Dan hasilnya.....meskipun tumpeng saya ada diurutan terakhir tapi tetap jadi pemenang karena berani unjuk gigi seperti blogger yang lain. Dan dapat THR plus buku dari pakde. Benar-benar terharu..... Padahal saya TKW yang tidak ada waktu buat masak-masak selain masak menu buat makan malam saya dan majikan. Makan siang saja ga pernah masak nasi, kalau saya pingin makan nasi ya beli di toko Indonesia. 

Lha kemarin kok bisa bikin tumpeng??? Kemarin itu, majikan yang rencananya makan malam dirumah tiba-tiba ada acara mendadak. Tapi karena saya sudah belanja, akhirnya tetap makan di rumah dan baru pergi setelah makan. Setelah tahu mereka akan pergi sehabis makan, ide bikin tumpeng muncul begitu saja dalam benak saya. Masak nasinya saya tambah 1 gelas, kebetulan ada timun sisa bikin salad tempo hari dan ada wortel yang biasanya saya bikin juice buat 'sir' tiap pagi. Terus lauknya saya menyisihkan dari menu makan malam kami. Alasannya sich buat makan sahur hihihi.
 Tumpeng ala kadarnya

Begitu mereka pergi, saya langsung gerilya goreng telur dan masak mie goreng. Timunnya saya iris-iris, wortelnya saya ambil kulitnya dan jadilah bunga. Terus lilin sama tulisan Happy Birthdaynya itu punya 'sir' yang ulang tahun tanggal 31 juli kemarin tapi ga ditiup dan masih rapi dalam bungkusnya. Yang merah itu, amplop ampao yang saya gunting bentuk kerucut. Jujur, proyek pembuatan tumpeng ini, sama sekali tidak keluar biaya hanya keluar sedikit tenaga. Kalau akhirnya dapat THR itu namanya rejeki nomplok. Alhamdulillah..... Terima kasih pakde.... Semoga panjang umur dan sukses dunia Akhirat. Amiiiin.

Satu lagi yang mengejutkan waktu saya buka email mau kirim alamat ke pakde Cholik. Ada email masuk dari Mas Jiir yang isinya url pengumuman pemenang Tasyakuran dan Giveaway yang mas jiir adakan beberapa hari yang lalu. Dan saya termasuk salah satu yang dapat hadiah. Meskipun artikel saya yang berjudul Punya adek satu, ga seru??? terlambat daftarnya tapi mas jiir tetap menghargai usaha saya. Memang yang saya dapat bukan buku hadiah utama yang berjudul "Kick Andy : kumpulan kisah inspiratif 2", melainkan buku yang berjudul "Beginilah seharusnya Suami istri saling mencintai". Terima kasih mas jiir :)

Buku ini sangat pas dan pastinya akan sangat bermanfaat buat kami (saya dan suami) yang sebentar lagi akan jadi pengantin baru (What pengantin baru???). Kata istrinya pak puh saya, pasangan suami istri yang belum punya anak disebut pengantin baru. Dan kebetulan, sampai usia beliau sudah tak muda lagi dan sampai ajal menjemput, beliau belum juga dikaruniai seorang putra. Jadi tetap pengantin baru donk hehe.

Sekian sekilas info. Dari kontes dan Giveaway kali ini ada pelajaran berharga yang saya dapat. Jangan suka menunda-nunda pekerjaan, meskipun ada pepatah lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Tapi harus di ingat, tak selamanya  keberuntungan berpihak pada kita. Dan satu lagi, jangan takut untuk berkompetisi, menang kalah itu urusan nanti. Yang penting ikut partisipasi dan unjuk gigi hehe. Sekali lagi terima kasih buat Pakde Cholik dan Mas Jiir atas kepercayaannya memberi tali asih buat saya. Semoga membawa berkah untuk kita semua. Amiiin


Rabu, 17 Agustus 2011

Tumpeng Ngetril buat Pakde Cholik

Kontes Tumpeng Ngetril 61
Pertama kali baca judul, sempat kaget juga. Ada tumpeng ngetril ada angka 61 pula. Kalau kontesnya dalam rangka HUT RI rasanya ga mungkin dech, sekarang khan HUT ke 66??? Sempat berpikir, kalau 61 adalah angka yang berhubungan dengan sang komandan yang ngadain kontes. Dan ternyata benar..... ada blogger yang sengaja kasih bocoran lewat postingan di Blognya. Bocoran apa itu??? Saya ndak akan rasan-rasan disini takut kwalat xixixixi (ga nyambung).

Kontes "tumpeng ngetril 61" sudah dibuka sejak minggu 14 agustus, tapi kok masih adem ayem saja yach??? Mungkin pada bingung bikinnya tumpeng gimana. Padahal pakde Cholik ndak menetapkan aturan-aturan yang rumit dech. Tumpeng yang penting nasi, ga harus nasi kuning. Waktu ada yang bilang "Pakde saya ndak tahu tumpeng itu apa??". Pakde malah bilang kalau tumpeng itu terdiri dari nasi dan lauk. Berati ada lauk ada nasi bisa dibuat tumpeng lho. Tidak harus seperti gambar di bawah ini dech kayaknya hehehe.

Akhirnya.... sayapun iseng-iseng mau bikin tumpeng buat pakde Cholik dengan bahan ala kadarnya alias ora ragat karena ambil dari menu makan malam saya bersama majikan hikz. Dan inilah hasilnya..... Ada nuansa merah putihnya yach....
Tumpeng ngetril ini terdiri dari Nasi,kare ayam, telur goreng, mie goreng (tapi ga kelihatan ya), dan tumis seledri besar (celery) & wortel.

Bahan : 
1. Beras
2. Ayam 1/2 bagian
3. seledri besar/celery 1/4 bagian
4. wortel 1 yang kecil
5. telur 2 butir
6. Indomie 1 bungkus
7. sayur kobis
8. timun untuk hiasan
9. Santan
10. Air

Bumbu: Gula, garam, royco, bawang putih, bawang merah, sere, daun jeruk, lengkuas, 1 sachet bumbu kare (buat ibu-ibu yang malas nguleg bumbu).

Cara memasak:

-Nasi: Cuci beras sampai bersih, beri air sesuai takaran. Masukkan ke rice cooker dan jangan lupa pencet tombol 'COOK' nya. Karena saya pernah, masakan siap nasinya masih beras gara-gara lupa pencet. xixixi.

- Kare ayam: Cuci bersih ayam, dan potong kecil-kecil atau sesuai selera. Panaskan minyak dan masukkan bumbu kare, sere, lengkuas dan daun jeruk yang telah dicuci. Oseng sampai harum lalu masukkan ayam. Goreng ayam sampai kekuningan (bukan kuningnya bumbu kare lho) lalu masukkan air 2 mangkok makan. Masak dengan api sedang, sesekali aduk sampai airnya tinggal sedikit. Lalu masukkan santan sedikit saja. Tunggu sampai mendidih sambil di aduk. Matikan kompor, kare siap disajikan.

-Mie Goreng: Rebus indomie jangan terlalu lembek lalu tiriskan. Oseng bawang merah dan bawang putih yang diiris tipis-tipis sampai wangi, masukkan sayur kobis, oseng-oseng sampai layu. Lalu masukkan mie serta bumbu indomie. Aduk sampai merata bumbunya, angkat dan siap disajikan.

-Telur: pecahkan telur, taruh  di mangkok kasih garam dan royco secukupnya dan kocok sampai rata. Panaskan minyak, masukkan telur. Goreng tipis saja. Angkat dan iris panjang-panjang. Siap disajikan

-Tumis seledri besar  dan wortel: Cuci bersih dan potong serong panjang kira-kira 3cm. rebus air sampai mendidih, kasih garam, gula, royco, dan minyak secukupnya. Lalu masukkan seledri dan wortel. Rebus 3 menit, angkat dan tiriskan. Panaskan minyak, masukkan bawang yang sudah di geprak. Oseng sampai kuning lalu masukan seledri dan wortel. tambahkan garam, gula dan royco dan air secukupnya. Oseng-oseng sebentar lalu angkat dan siap disajikan.

Setelah semua matang, siapkan piring makan dan tata tumpeng sesuai selera.  Tadi saya bikinnya tumpeng pakai kertas buat manggang jadinya asal-asalan hikz. Yang penting ikut partisipasi di acara "KONTES TUMPENG NGETRIL 61" di Markas Blogcamnya Pakde Cholik . Dulu waktu pakde Ultah perkawinan, saya nyumbang pikiran lewat tulisan saja dapat tali asih. Apalagi kalau ditambah nyumbang tenaga bikin tumpeng. Pasti tali asihnya tambah guede hahaha. ngarep dot com. Mungkin hadiahnya biasa saja tapi sensasinya yang luar biasa, kata Pakde Cholik. Ada yang berminat??? Silahkan langsung datang ke sini.

Rabu, 10 Agustus 2011

TIPS MUDIK buat yang di Luar Negeri

Tak terasa, hari ini kita sudah berada di penghujung ronde pertama (10hari pertama)di bulan suci Ramadhan. Dan kebetulan tema acara ADUK hari ini adalah TIPS MUDIK. Pakde Cholik  memang luar biasa, pandai meneropong apa saja yang manusia butuhkan saat ini. Dari artikel-artikel yang dikirim oleh para blogger pasti akan sangat membantu pemudik, agar lancar dalam perjalanannya.

Meskipun lebaran masih 20 hari lagi, saya yakin hampir semua pemudik sudah repot dan ribet mikirin mudik. Termasuk teman-teman saya yang sudah mulai sibuk mempersiapkan kepulangannya. Ada yang jauh-jauh hari sudah pulang, ada yang H-7 bahkan ada juga yang H-1 baru pulang ke Indonesia.

Sebenarnya saya belum pernah mudik pas lebaran tapi dari pengalaman teman yang saya antar tahun kemarin, saya akan mencoba memberikan tips mudik ala TKI, agar mudik anda berjalan lancar dan bisa berjumpa dengan keluarga di tanah air tanpa ada halangan suatu apa. Ada beberapa point penting yang harus diperhatikan yaitu
1. TICKET
Usahakan jauh-jauh hari untuk pesan tiket agar bisa pulang sesuai jadwal yang anda inginkan. Banyak teman yang terpaksa pulang tak sesuai jadwal. Ada yang H-1 pulang, dimana takbir berkumandang di seluruh penjuru dunia eh keluarganya harus ke bandara jemput dia. Ada juga yang H+ sekian baru bisa pulang, jadi terlewatkan moment hari raya yang mengharukan. Ada lagi yang H+2 sudah harus balik, saat asyik-asyiknya berkumpul dengan keluarga bukan? Maka pesanlah tiket jauh-jauh hari untuk mendapatkan jadwal mudik sesuai dengan rencana anda.

2. TARGET JUMLAH TITIPAN
Budaya titip sepertinya sudah menjadi tradisi kalau ada yang pulang kampung. Dan biasanya, yang dititipi akan merasa ga enak kalau mau bilang TIDAK. Namanya juga teman, tetangga, saudara atau apalah. Tapi untuk hal ini anda harus bersikap tegas "BOLO IS BOLO, BISNIS IS BISNIS (lho kok sampai bisnis? Xixixi). Apalagi kalau jatah bagasi anda cuma 20 kg, tolak saja demi keselamatan bagasi anda.

3. PACKING BARANG
Tentukan barang mana yang masuk bagasi dan ditenteng naik ke pesawat (usahakan bawa yang tanpa resiko seperti pisau, bom, pistol mainan dll untuk memudahkan pemeriksaan) Sesuaikan barang bawaan dengan jatah bagasi yang tertulis di ticket. Kurang tidak apa-apa asal jangan sampai over. Sebaiknya barang-barang berat yang tidak mudah rusak dan basi seperti pakaian, buku, dll termasuk barang titipan (kalau ga tega nolak), dipaket via jasa pengiriman barang saja. Karena kalau sampai over dendanya sangat mahal yang per kg nya mencapai 10x lipat harga paket. Eman-eman khan uang sebanyak itu hanya buat bayar denda. Dan jangan terlalu banyak bawa barang elektronik seperti HP (maximal 2) dan laptop. Karena dengar-dengar ada petugas bea cukai yang akan nodong anda di Indonesia. Untuk hal ini kurang meyakinkan, karena ada yang kena dan ada yang ga kena (kalau berani melawan). Yang penting siap-siap saja.

4. DOKUMEN DAN UANG
Inilah yang paling menentukan sukses tidaknya mudik anda. Jadi cek dengan teliti dokumen anda sebelum meninggalkan rumah majikan. Jangan sampai ada dokumen yang ketinggalan. Dan sediakan tempat tersendiri untuk memudahkan anda ketika diperlukan. Selain dokumen, yang tak kalah penting adalah uang. Jangan tukar rupiah terlalu banyak. Lebih aman dikirim lewat bank saja. Kalau anda hanya cuti sebaiknya sisakan dollar anda, buat persiapan saat anda kembali ke negara tempat anda bekerja.

5. CHEK IN
Setelah persiapan lengkap dan hari H tiba, berangkatlah lebih awal ke bandara untuk menghindari hal-hal buruk yang mungkin saja terjadi. Seperti kendaraan yang anda tumpangi mogok atau jalanan macet. Dan saat chek in, hindari yang namanya titip menitip kelebihan barang. Karena hal ini akan merepotkan anda ketika sampai di Indonesia. Kecuali kalau anda mau bergandengan tangan terus dengan teman ya nitip, jangan sampai hilang, biar ga susah nyarinya. Karena petugas bandara akan ngecek barang anda apakah sesuai dengan nomor bagasi yang anda pegang. Nach. . . . Makanya, bawalah barang sesuai jatah anda biar ga titip dan juga ga dititipi. Hehe. Kalau anda takut hilang didalam bandara, lebih baik anda minta tanda khusus pada petugas chek in. Dengan melihat tanda yang anda pakai, maka ada guide yang akan membawa anda ke Arrival yang anda inginkan.

Setelah semua beres, masuklah ke arrival melalui jalur yang telah ditentukan. Sebelum pesawat membawa anda terbang ke angkasa, kabari keluarga anda tentang kemungkinan terlambatnya kedatangan anda. Agar keluarga tidak khawatir. Karena musim mudik biasa antrinya di imigrasi lebih lama. Dan untuk menghindari rasa jenuh dalam perjalanan anda bisa memanfaatkan fasilitas yang ada di pesawat.

Sekian tips mudik dari saya untuk para pahlawan devisa kita. Semoga bisa membantu anda yang akan merayakan hari raya bersama keluarga di Indonesia. Untuk tips mudik setelah anda keluar dari bandara ke rumah anda, mungkin sahabat yang di sini bisa membantu. (Kasih tips kok ga lengkap). Xixixi

Artikel ini saya ikutkan di acara  ADUK blogcamp nya Pakde Cholik.

Selasa, 02 Agustus 2011

Tanamkan BUDAYA TERTIB di Kalangan TKW



Budaya tertib yang terabaikan dikalangan TKW Hong Kong terutama di kawasan Victory Park. Telah berdampak buruk untuk seluruh pekerja rumah tangga di Hong Kong. Bukan hanya pekerja dari Indonesia tapi juga Philipina, Thailand dll. Dampak apakah itu? Mulai tahun 2003 diberlakukannya pajak sebesar $400/bulan yang harus dibayar oleh pekerja sendiri. Yaitu dengan cara potong gaji setiap bulan. Shock!! Itulah yang dialami para pekerja, tapi tidak bisa berbuat apa-apa.

Mungkin anda bertanya apa yang terjadi di Viktory Park kok bisa berakibat fatal seperti itu? Alasannya karena Victory Park jadi tak indah dan banyak sampah setiap hari libur tiba. Dan pajak tersebut dialokasikan untuk menjaga kebersihan Victory Park katanya. Lalu bagaimana yang tidak libur? "Tetap harus bayar". Inilah salah satu bentuk ketidakadilan pemerintah Hong Kong yang mengusik organisasi-organisasi pekerja di Hong Kong. Berkali-kali demo dilakukan dan akhirnya perjuangan mereka berhasil. Tahun 2008 pajak dihapus tapi gaji belum bisa kembali seperti semula ($3670). Inilah akibat dari mengabaikan budaya tertib. Dampaknya bukan hanya pada diri kita sendiri tapi juga orang lain.

 Inilah salah satu perusak alam, yang asal duduk di tengah-tengah taman yang penuh tanaman. Eh tapi bukan saya, karena saya lewatnya hati-hati ga sampai injak tanaman xixixixi

 Victory Park ketika hari libur tiba akan penuh dengan manusia yang duduk lesehan beralaskan plastik atau tikar. Makan-makan bersama teman dan sampahnya kadang di biarkan begitu saja.  Sebagian orang ada yang tetap menjaga budaya tertib buang sampah pada tempatnya.

Victory Park ketika hari kerja, sepi karena hanya segelintir orang saja yang libur bukan hari minggu.

Budaya tertib yang terabaikan di Hong Kong memang sangat merugikan. Karena pemerintah sudah menetapkan aturan-aturan yang harus dipatuhi diantaranya
  •  Tertib lalu lintas contoh: dilarang menyeberang dan parkir sembarangan
  •  Tertib buang sampah contoh: dilarang buang sampah sembarangan
  •  Tertib merokok contoh: dilarang merokok ditempat umum, harus merokok di kawasan yang telah ditentukan
  •  dll                                                                                                                                                                        
 Yang apabila dilanggar dan sampai ketahuan petugas, mau tak mau $1500 harus diikhlaskan keluar dari kantong kita. Tapi tidak usah takut uangnya di korupsi, karena petugas hanya akan meberikan selembar kertas bukti pelanggaran dan langsung diserahkan kepada yang berwenang.

Daripada memberikan jatah buat keluarga di indonesia kepada pemerintah Hong Kong, lebih baik tanamkan budaya tertib pada diri sendiri. Jangan hanya takut pada petugas saja, petugas ga ada berbuat semena mena. Ingat keberuntungan tidak selalu berpihak pada kita. Karena kadang-kadang petugas datang tanpa kita sadari. So, harus hati-hati.

Artikel ini saya ikutkan pada acara ADUK di blog Pakde Cholik.


Senin, 01 Agustus 2011

Pahlawan Devisa Atau Duta Pariwisata????

Kalau ngomongin Pahlawan, biasanya identik dengan perjuangan rakyat Indonesia sebelum hari kemerdekaan pada 17 Agustus 1945. Tapi untuk saat ini, sepertinya gelar Pahlawan tidak hanya diberikan untuk pejuang kemerdekaan saja. Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang berjuang di luar negeripun juga bisa, yaitu sebagai PAHLAWAN DEVISA NEGARA. Dimana keberadaannya yang tersebar di seluruh belahan dunia telah mampu menyumbangkan Devisa triliyunan rupiah setiap bulannya. Sadar tak sadar, keberadaan TKI di luar negeri telah mampu memperbaiki ekonomi keluarga pada khususnya dan ekonomi bangsa Indonesia pada umumnya. Tapi kadang-kadang perjuangan para TKI terlupakan dan hanya dijadikan mesin ATM bagi keluarga dan negara tanpa melindungi hak-haknya.

Eh,  tulisan saya diatas menjurus ke SARA apa tidak ya??? xixixi. Disini saya tidak akan membahas tentang politik maupun ekonomi negara. "Lha wong mikirin diri sendiri saja sudah repot kok mikirin negara". Itulah yang selalu ada dalam pikiran saya ketika ada unjuk rasa, unjuk gigi, dan unjuk-unjuk yang lain alias DEMO dikumandangkan hampir setiap minggu. Dan disaat teman-teman lain cari objek sampingan untuk menghasilkan uang, saya tetap mensyukuri gaji saya setiap bulan tanpa cari tambahan. Hehehe


Kalau tentang Pahlawan Kemerdekaan sepertinya sudah banyak yang tahu dan lebih tahu dari saya. Karena  profesi saya sebagai TKW di Hong Kong, jadi yang akan saya tulis juga tak jauh dengan perjuangan TKI di luar negeri. Oke...... langsung ke tema yach......

Selama ini saya sering melihat teman-teman yang berubah penampilan setelah beberapa waktu datang ke luar negeri. Yang tadinya anak kampung lugu jadi terseret oleh budaya luar negeri. Seperti pakai bikini di unggah ke Facebook, terjerumus ke dunia lesbi, pakai baju mirip artis hollywood dan masih banyak lagi ulah mereka yang tak ingin di bilang anak kampung tapi malah bersikap kampungan (kalau menurut saya) xixixi. Itu hanya sebagian kecil saja pemirsa...... Karena masih banyak yang mampu mempertahankan budaya orang ketimuran yang sopan. hehehe

Bahkan banyak TKI yang ingin memperkenalkan budaya Indonesia ke negara tempat mereka bekerja sebagai wujud kecintaan TKI pada bangsa Indonesia. Berbagai macam organisasi didirikan untuk mempertahankan budaya bangsa yang saat ini sudah mulai memudar pamornya. Seperti di Korea yang punya paguyuban "BUMI REOG". Sedikit cuplikannya bisa anda lihat Di sini. Yang di Hong Kong dan Amerika juga ga mau kalah. Berikut ini beberapa gambar yang berhasil saya dapat tentang kegiatan TKI dalam rangka memperkenalkan budaya bangsa ke manca negara.

  Memperkenalkan budaya Indonesia melalui "Hong Kong Flowers Show". Setiap tahun pasti ikut partisipasi, dengan tema yang berbeda. Tahun ini mengambil tema "Keraton Yogyakarta". Kalah atau menang tidak masalah yang penting ikut andil hehe.

 Salah satu Organisasi di Hong Kong yang memperkenalkan budaya bangsa melalui tari tradisional

 Memperkenalkan makanan Indonesia, bahkan saya pernah melihat di TV siaran khusus tentang kuliner di Indonesia. Bintang tamunya juga TKW (dulunya) yang nikah dengan orang Hong Kong.

 Kalau yang ini Reog Ponorogo nyasar di Amerika. 
Yang personilnya juga para TKI sendiri. Untuk melihat foto yang lain silahkan klik di sini.

Akhirnya dengan segala keterbatasan saya,  hanya mampu mempersembahkan tulisan ini untuk sahabat semua. Saya yakin, di setiap negara tempat TKI berada seperti Taiwan, Jepang, Malaysia dll kreatifitas mereka pasti menarik perhatian warga setempat. Mungkin, mereka hanya sekedar kumpul-kumpul dengan teman yang memiliki hobby sama, mengadakan kompetisi antar  organisasi atau panggung hiburan. Yang tanpa mereka sadari, ini adalah wujud kepedulian kita terhadap budaya bangsa. Dan mau tak mau pasti bisa menarik wisatawan untuk datang ke Indonesia. Weleh kaya duta pariwisata saja. hehe

Usul untuk pemerintah Indonesia, tingkatkan keamanan dan kenyamanan bangsa Indonesia. Karena banyaknya kerusuhan dan bencana alam di Indonesia juga mempengaruhi minat wisatawan untuk datang ke Indonesia. Seperti halnya majikan saya waktu saya tawari untuk tour ke Indonesia. Jawabnya "Indonesia banyak bom dan bencana, aku takut kesana". Nach lho..... salah siapa???? Jangan cari siapa yang salah. Tapi ayo....cari solusi untuk mengatasi masalah. Majulah Indonesiaku..... Apapun keadaanmu..... Kau tetap Indonesiaku.....

Artikel ini diikutsertakan pada Kontes Unggulan Cermin Blogger Bakti Pertiwi yang diselenggarakan oleh Trio kwek kwek. Mbak Nia, Mbak Lidya, dan Pakde Cholik. Yang ingin partisipasi silahkan datang Ke sini. Waktu terbatas lho, Buruan daftar. 

Sponsored By :
http://www.kios108.com/